
Terkadang kejujuran itu terasa sangat mudah untuk dilakukan, tetapi pada situasi lain menjadi sesuatu yang teramat sangat sulit untuk diungkapkan. Mengapa demikian? Tentu kita sering mengalami kedua situasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam dunia pekerjaan, banyak kita melihat orang-orang yang tidak jujur dalam pekerjaannya. Dalam pandangannya ketidakjujuran telah membawa mereka pada kemapanan hidup yang menjadi idaman setiap orang. Ironisnya, kalangan ini merasa hal seperti itu sah-sah saja. Jika memang ada kesempatan, kenapa tidak?
Memang, banyak orang yang mengambil jalan pintas dalam mengejar mimpinya. Banyak juga orang yang tergiur dan mengikuti langkah langkah mereka. Tetapi marilah kita bertanya pada hati nurani kita, bahagiakah kita dengan ketidakjujuran seperti itu???
Marilah kita renungkan, bahwa sesungguhnya kejujuran itu adalah sesuatu yang agung dan bersahaja, orang yang terbiasa tidak jujur, akan disiksa oleh ketidakjujurannya. Dia akan terus berbohong untuk menutupi kebenaran yang disembunyikannya. Hatinya akan selalu gelisah. Tetapi orang yang jujur, dia akan merasa damai dalam kejujurannya walaupun mungkin hidup dalam kekurangan. Hatinya selalu diliputi rasa syukur dengan karunia-Nya yang telah diberikan Allah kepadanya. Orang seperti ini sesungguhnya jauh lebih kaya daripada orang orang kaya yang hatinya tidak jujur. Karena itu, marilah kita tetap setia kepada yang benar. Kejujuran akan membawa kita pada kebahagiaan yang hakiki.
4 komentar:
Nah.gitu dong Is....ikut nulis...jadi kita berdua gak malu dan malu2in ma abang dan kakak kita.
Bolehn juga kamu...cuma kamu kok kelihatan tua ya..?
He he he jangan marah ya?
Dapat salam dari Amie...gue barusan chat selama 3 jam ma dia...ngalor - ngidul mengenang masa lalu...
Bravo buat kamu..
NILAI SEBUAH KEJUJURAN
apakah saat ini kejujuran itu masih ada?
hanya terlihat sebagai kamuflase saja..
di dunia ini,, apakah kita akan bertahan hidup apabila tetap menjunjung kejujuran?
bukankah itu harga yg mahal u/ dibayarkan..
makna kejujuran nampaknya semakin kabur seiring dengan semakin luasnya dusta..
kebohongan demi kebohongan dirangkai,, seakan nyata..
tanpa kita sadari kita pun terbentuk dari elemen ketidakjujuran
Oke juga...
Masih pintar nulis kamu..
Miss you...
Ami, saya kalo ngga inget kebangeten. Ayo dong Ami ikutan gabung ama kita-kita, ditunggu ya
Posting Komentar