Kamis, 01 Januari 2009

MORAMO, South-east Sulawesi


Sulawesi Tenggara sebenarnya banyak memiliki obyek-obyek wisata, baik wisata pantai, bahari maupun wisata pegunungan, dan tentunya tidak kalah keindahannya dengan obyek wisata dari daerah-derah lain (Promosi nech!!!)
Di akhir tahun baru 1429H/2009 saya dg teman2 sekantor mengadakan wisata ke Air Terjun Moramo, di Kabupaten Konawe Selatan Kec. Morama.
Air terjun tersebut berada dikawasan hutan lindung "Tanjung Peropa" yang masih sangat asri dengan hutan alamnya.
Ma'af yang disamping ini bukan gambar yang di masksud dari air terjun moramo, tetapi seperti penjaga gawangnya TIM SUPM'89 ya?!






Selasa, 30 Desember 2008

SELAMAT TAHUN BARU 1 MUHARAM 1430 H.


SELAMAT TAHUN BARU 1430 H.



SEGENAP PENGASUH
www.cikaret89.com


MENGUCAPKAN

SELMAT TAHUN BARU 1 MUHARAM 1430 H.

SEMOGA DI TAHUN BARU INI, ALLAH BERKENAN MELIMPAHKAN SEGALA KEBAIKAN DAN KEBERKAHAN UNTUK KITA AMIN.......

Sabtu, 27 Desember 2008

PAIDI: Kebanggaan Kita

Kebanggaan dan Andalan Kita

Kecintaan, kebanggaan dan kesetiannya akan almamater membuat rekan kita yang satu ini tak pernah beranjak dari Cikaret, bahkan sedikitpun tidak ada niatan untuk meninggalkan tanah yang telah turut membesarkannya, katanya. Ya....Paidi, nama yang tidak asing lagi buat kita. Nama yang seringkali dicari oleh rekan-rekan yang berkesempatan untuk mampir di Cikaret. Rasanya tak lengkap datang ke Cikaret kalo tidak bertemu atau mampir ke rumah dengan beliau.

Bicaranya yang ceplas-ceplos...., blak-blakan...apa adanya, adalah salah satu keasyikan tersendiri ngobrol dengan beliau...... dan itu yang membuat kita tidak malu untuk dateng ngerepotin beliau, he....he......... Master kita yang satu ini memang patut diandalkan dan dibanggakan......OK.......Setuju......? So Pasti.


Kadang bisa juga si mas ini kalem ya....? Katanya sih demi yang mengabadikan, he....he....


nah......, senyuman ini yang selalu hadir dari raut wajahnya

Reuni Terbatas: Menyambut Rekan Dari Sinjai

Kehadiran salah seorang rekan kita Rieni......, ternyata mengundang lima (5) orang rekan lain untuk hadir. Magnet yang ditimbulkan mampu menghadirkan seorang ntie, tong, paidi, ikhsan, dan atien. Sayang Jono lagi ada acara persiapan di Leuwiliang, jadi beliau mohon maaf banget ngga bisa ikutan..., so diamafin banget yo Jon.... Lebih sayang lagi ternyata atin dan ntie...ngga mau diabadikan wajahnya, entah kenapa....., mungkin pantangannya ya.......he....he...... yo wislah.....

Reuni Terbatas: Pertemuan Leuwiliang

Yah......antara lain enaknya jadi wartawan cabutan.........ya begini ini. Kebetulan STP (doeloe SUPM), Pusbangluh, dan Direktorat Jendral Perikanan pada tanggal 22 Desember 2008, menyelenggarakan sebuah acara di Leuwiliang (kalo ngga salah itu tempat salah satu rekan kita berasal...Ikhsan....), pengasuh diundang hadir untuk jadi salah seorang narasumber dalam acara tersebut. Bukan kebetulan kalo ternyata panitianya adalah "orang-orang kita", karena inget blog kita tercinta, ya...jadilah nyambi sebagai wartawan. Inilah jepretan hasilnya.....


Mbak Kamsiah dan Ade Sunaryo.........nampang dulu sambil menunggu acara dimulai dengan latar Bang Suratman dan Teh Ganjar di kiri (hampir tidak keliatan)


Apa yang kau kerjakan Jon........dan apa yang kau lamunkan San.......? Kompak dengan dunianya masing-masing, he.....he.......


Wajah-wajah penuh senyum dan tawa........., senyum renyah Teh Ganjar dan tawa keras ngakak Jono, mungkin sudah jadi trade mark kedunaya. Sayang......senyum simpul Ade Sunaryo....ngga begitu jelas terliahat ya.....

Reuni Terbatas: Rekan dari Sinjai

Yap....inilah wajah terbaru dari rekan kita Rien...., siapa yang nyangka kalo katanya anaknya dah ada yang sekolah di SMU......?

Bahkan di toko roti-pun ibu kita yang satu ini siap berkasi untuk sesi pemotretan....

Yap........, tanggal 21 desember 2008 yang lalu, salah seorang rekan kita dari Sinjai, Sulawesi, berkesempatan untuk kumpul bareng-kita-kita. Karena KECINTAANNYA AKAN ALAMAMATER DAN REKAN-REKANNYA, beliau menyempatkan untuk bisa ketemuan sama kita-kita dan bertemu pengasuh blog, disela-sela kesibukan acara kantor yang diselenggarakan di Jakarta. Ngga ada kata selain salute......, haibat........., dan segudang kata macam itu buat ibu kita yang satu ini Rien......

Ngga terlalu banyak berubah dari dirinya........, tetep masih suka rada sewot kalo ada yg rada kurang berkenan......, ngomong blak-blakan... (kayanya pengaruh dari lokasi setempat ya bu......?). So....yang pasti Rien.....sungguh mengasyikan buat diajak bicara...., bercanda......dan lainnya. Terima kasih sahabat....ternyata kau masih inget kami-kami.