Kamis, 15 Januari 2009

Suatu Hari di Suatu Sore nan Indah

Nandangkoswara : U/ satu jalinan persahabatan terindah


Menjelang tiga hari ini dari pagi sampai pagi lagi dari siang sampai siang lagi dari malam sampai malam lagi tak seperti biasanya bogor terus menerus diguyur hujan, jadi tak aneh rasanya jika tiba- tiba saja udara menjadi sangat dingin dan hiruk pikuk diluar menjadi lebih sepi dari biasanya. Seperti halnya di sore itu aku benar-benar merasa sepi dan sendiri menikmati hujan ini, istriku sibuk dengan jemuran dadakan dan daruratnya, anak-anakku sibuk dengan dunia kekanak- kanakannya, aku sekali lagi bener – bener sepi dan sendiri di sore itu.

Entah sudah berapa kali kuputar lagu ‘ I want to spend my lifetime loving you’
yang begitu mengharu biru di filmnya ‘the mask of zorro’ yg semakin menjauhkan lamunanku ke suatu masa dimana tiba-tiba aku seolah – olah menjelma sebagai Don Rafael dan mantan-mantan ku yang syukur-syukur masih pada sehat wal’afiat menjelma menjadi Elena-nya, akan tetapi Don Rafael yang gagah perkasa itu tiba-tiba kembali lagi menjadi seorang NK…. setelah istriku memanggil – manggil, “ A… bantuin atuh ngejemurnya !! “ …..Sungguh suatu sore yang indah.

Diluar hujan masih terus dan terus …...seolah-olah ingin menambah bahagiaku dengan kedinginannya …..tiba – tiba hpku berdering dan samar – samar kukenali suara seseorang yang seolah – olah pernah sangat dekat denganku …yang ternyata suaranya Heri Wicaksono yang arek malang itu ……dua puluh tahun bukanlah waktu yang pendek untuk suatu jalinan dan akupun harus menunggu hampir duapuluh tahun lamanya untuk kembali bisa menghafal namanya, kembali mengenali suaranya, persahabatan memang teramatlah indah untuk kita jalin setelahpun tangan ini lepas terjabat bertahun lamanya, sungguh persahabatan yang indah kembali terjalin …pada suatu sore yang indah juga …. ….

I want to spend my lifetime loving you terus dan terus mengalun dengan indahnya sementara akupun masih takjub dan gamang dengan ketiba-tibaan itu dan lambat laun aku semakin bisa menerjemahkan dan memaknai nilai – nilai dari kebersamaan itu, dari persahabatan itu …. ….tentang rekam jejak dan memori dari sesorang yang pernah singgah dan berlalu di hati ini dua puluh tahun yang lalu ….tentang Atin dengan senyumnya yang luar biasa indahnya…. yang kupun hingga saat ini tak pernah mampu mengungkap rasa ini padanya he he he.….tentang Carsini yang kenes manja ….tentang Edwin, Harun, Judiono, Entjon, Sergio, Ehan, Musonnip ……tentang Laminem sekalipun…. dan kenyataanya semakin lama akupun semakin mampu untuk kembali menghafal serta mengeja nama – nama itu, nama- nama sahabatku…….sungguh betapa indahnya sore itu……..

Hujan masih terus saja turun dan istriku masih saja sibuk dengan jemurannya dan anak – anakku masih sibuk dengan sinetron kepompong-nya, akupun bahagia tak terkira pada akhirnya kembali masih bisa menyimpan indah nama – nama itu…. seorang Hadian yang pernah jadi juragan tahu tapi sekarang malah sukses menjadi kiyai yang katanya tak pernah menolak kalau dikasih ‘rinjing’…. Tina yang mungkin sebentar lagi jadi dosen terbang hama penyakit ikan bagian parasit…. Santi yang minggu kemarin terbang ke bali dan ngak sempat dikasih uang jajan ......Babe Amdali yang katanya habis dapat warisan banyak banget dan terus - terusan bermimpi agar bisa seperti penjaga gawang juventus gialuigi buffon…..Rini Dwi Hartati yang sudah bu haji itu……..Patriani alias Anie alias pensiunan putri ayu kabupaten Batang yang sekarang mudah-mudahan masih kelihatan ayunya gitu yang selain jadi pengusaha salon kecantikan yang agak kurang laris yang juga nyambi menjadi juragan emping melinjo yang jumlah kiosnya di pasar batang sudah ada 14 buah (coba bayangin……empat belas !)……. OZA yang masih tetap setia dengan rokoknya ‘GudangGaram Surya 16’ yang kadang-kadang dibeli batangan dan hoby nanam bunga yang menurukku mah sudah hampir tiga tahun ini nga tumbuh –tumbuh tuh bunga-bunganya serta hoby melihara ikan hias walaupun ikannya malah mati melulu......Junaedi yang sampai saat ini ngak ketahuan antah berantahnya …….dan tentunya Atin yang hingga kini masih tetap jelita ……dan sesungguhnya terkadang hidup jauh lebih indah melebebihi dari apa yang kita ingini…..dalam persahabatan, dalam cinta sekalipun…..sama halnya seindah sendiriku di sore nan indah itu.....

(Heri….thanks for your contacks …….juga Edwin yang nga berubah….juga oza thanks for your comeback….juga anie katanya mau krm teh hijaunya thanks ya ….juga SD ditunggu oleh2nya dr bali….juga sayang bapa tak terhingga untuk Firman, Citra, Nayla)

Rabu, 14 Januari 2009

CALON LEGISLATIF

(Catatan ringan untuk Asep Amidin dan Ahmad Hadian)

Ada yang berubah dengan wajah Bengkulu beberapa bulan terakhir ini. Sepanjang jalan di seluruh kota pohon-pohon mendadak berwarna-warni, bukan karena berbunga atau berbuah tapi karena batang-batangnya rame ditempeli foto-foto calon legislatif yang sedang berpromosi. Tadinya saya agak merasa terganggu dengan gelantungan poster yang tersebar di sembarang tempat dan kadang tidak memperhitungkan estetika tersebut, namun lama-lama saya malah sering menjadikannya sebagai bahan renungan, lumayan mengurangi rasa bosan saat saya berada di angkutan umum menuju ke atau sepulang dari kantor.

Beberapa poster caleg dipasang dengan ukuran setengah layar bioskop, mungkin lebih cocok disebut baliho. Foto-foto caleg dalam ukuran poster segede itu, rata-rata dikemas secara menarik dan elegan, mungkin karena harganya tidak lagi murah. Sehingga foto yang ditampilkan lumayan menarik perhatian…… menyuguhkan wajah-wajah yang cantik dan ganteng, berkharisma, dan meyakinkan. Tapi rasanya saya tidak akan memilih wakil saya di parlemen hanya karena dia memasang poster segede itu, betapapun cantik dan gantengnya, saya kurang yakin kalau ‘orang-orang’ sekaya mereka memiliki pemahaman yang baik tentang sulitnya hidup bagi rakyat kecil seperti saya.

Beberapa caleg memasang dua nama di poster mereka, biasanya nama resmi dan nama alias. nama alias yang merupakan nama panggilan, ini menjadi permakluman karena di Bengkulu banyak orang dipanggil dengan nama anaknya atau nama kecilnya yang kadang2 agak jauh dari nama aslinya, sehingga menempelkan nama alias menjadi alasan untuk mengingatkan pemilih supaya tidak salah piih.

Seorang caleg memiliki nama alias yang sama panjang dan uniknya dengan nama aslinya. Saya tidak tahu, apakah itu semacam ‘nama panggung’ atau mungkin nama populer sang caleg tersebut di komunitas tertentu. Saya dan teman2 pernah berdebat tentang nama mana yang akan disebutkan saat sang caleg dilantik jadi anggota dewan, kebetulan pula menurut koran setempat, dia menduduki urutan pertama hasil polling melalui sms. Walaupun kelihatan masih muda dan ganteng, tapi rasanya saya tidak akan memilih caleg tersebut karena dengan memiliki dua nama membuat saya curiga jangan2 dia juga punya dua kepribadian…. Hehe

Seorang caleg lain memiliki nama alias yang sangat kental dengan aroma premanisme. Saya selalu saja terheran2 setiap melewati baliho dan membaca nama aliasnya. Betapapun nama aslinya sudah bergelar haji, saya kayaknya juga tidak akan memilih caleg tersebut, karena yang namanya preman dimana2 sama saja, seringkali menimbulkan onar dan mengganggu masyarakat kecil.

Ada dua foto caleg yang saya sukai, kebetulan ke22nya ibu-ibu dengan kisaran umur yang hampir sama (kayaknya), kebetulan pula kedua ibu itu berasal dari partai yang sama, kebetulan lagi ke2 ibu itu mengenakan warna baju yang sama dengan warna dominan lambang partainya yaitu biru tua, kebetulan lagi ke2 ibu itu bergelar master. Saya sangat suka foto ke2nya karena terlihat sangat ‘keibuan, berkharisma, cerdas, hangat dan merakyat’……. Kesan itu tertangkap dengan sangat kuat sehingga menghasilkan citra yang bisa dipercaya. Tetapi juga belum tentu saya akan memilih mereka, karena bagaimanapun saya tidak kenal mereka…

Ada foto caleg dari partai yang sama dengan ke2 ibu tersebut, caleg tersebut adalah artis cantik asal ibukota. Lumayan ngetop dan masih muda, tapi seorang ibu pernah ngomel2 di angkot ‘ cakmano kito ko nak milih nyo, lah nyo bae idak pernah pai Bengkulu. Enak bae ngaku2 wakil kito…. Tau pun rasonya dio idak tentang masalah kito di Bengkulu ko…’ Nah, sodare2…. Siapapun yang pengen jadi caleg untuk Bengkulu, apakah anda artis ataupun bukan, maka perkenalkanlah diri anda terlebih dahulu kepada masyarakat Bengkulu, minimal berkunjunglah sekali2 ke Bengkulu, sehingga anda tidak akan dianggap manusia asing oleh orang Bengkulu!

Terakhir, setiap saat melewati poster2 tersebut, maka ingatan saya pasti tertuju pada Asep Amidin dan Ahmad Hadian. Bagaimana Sep dan Dian, bolehlah kalian posting poster promosi caleg kalian ke bog ini. Setidaknya untuk membuat saya menghayati kebanggaan saat menyadari bahwa salah ’dua’ orang teman saya sudah ikut dalam barisan calon (bahkan sudah jadi anggota dewan) legislatif…… Atau setidaknya kami juga ingin mendengar cerita kalian sebagai calon dan anggota dewan legislatif. Saya tunggu……….!!!

SETENGAH TAHUN KEBERSAMAAN KITA

JUMLAH PENGUNJUNG MENINGKAT

Tidak terasa, pada tanggal 12 Januari kemarin, menjadi bulan ke 6 kebersamaan kita dalam dunia maya. Kalau dilihat dari umur sepertinya kita masih sangat muda, namun.... apabila dilihat dari jumlah dan jenis aktivitasnya, rasanya tidak akan percaya bila kita bisa melangkah sejauh ini. Bahwa melalui kita telah memberikan bantuan pendidikan untuk 4 orang anak yatim dari rekan kita setiap bulannya, walau sampai saat ini jumlah donatur sepertinya belum juga bertambah, namun tetap itu adalah Rahmat yang sungguh besar dari Allah. Bahwa sudah sebanyak 237 posting atau rata-rata sebanyak lebih dari 40 buah posting per bulan, itu adalah berkah-Nya. Sebuah pencapaian yang lumayan tinggi untuk sebuah komunitas terbatas dengan posting mengandalkan.

Pengunjung bulan November

Pengujung bulan Desember

Bukan juga bermaksud sombong kalo jumlah pengunjung, sejak digulirkan program penghitungan pengunjung sejak tanggal 5 November 2008, jumlah pengunjung bisa dibilang lumayan tinggi......, dan terus meningkat, bila pada bulan November jumlah pengunjung sebanyak 803 orang (sekitar 32 orang per hari) dengan jumlah halaman di buka sebanyak 2522, maka pada bulan Desember jumlah pengunjung meningkat menjadi sebanyak 1124 orang (sekitar 36 orang per hari) dengan jumlah halaman dibuka sebanyak 2987. Trend kenaikan pengunjung juga terlihat pada bulan Januari yang sampai dengan hari ini tanggal 14 Januari telah dikunjungi oleh sebanyak 631 orang (45 orang per hari), itu adalah anugrah-Nya.

Berdasarkan asal pengunjung yang membuka, juga tidak berlebihan kalo kita bilang bahwa blog kita sudah mendunia karena pembaca kita bukan hanya ada di Indonesia, pengunjung kita juga berasal 19 negara dari seluruh Benua di dunia, ya... Alhamdulillah... walau kita ngga tahu...mereka membukanya secara sengaja atau hanya kebetulan saja, ha...ha....

Namun demikian, ditengah pencapaian2 tersebut di atas, kami sadar masih sangat banyak kekurangan dan keterbatasan blog kita ini, baik dari sisi materi maupun sisi tampilan dibanding blog-blog komunitas terbatas seperti kita ini. Untuk itu kritik, saran masukan dan lainnya demi kemajuan blog ini kami sangat harapkan selain posting-postingan tentunya. Kirimkan semuanya melalui cikaret89@gmail.com

Akhirnya...., segala puji bagi Allah atas semua yang telah kita peroleh selama ini, besar harapan ke depan akan lebih banyak lagi pengunjung dan pengisi blog kita ini. Amin....



Selasa, 13 Januari 2009

JUMAWAL

"Jumawal tidak banyak berubah, di luar fisiknya yang semakin subur dia tetap Jumawal seperti 20 tahun yang lalu. Berbicara dengan tenang, penuh senyum, dan bijaksana" itu sekilas yang dapat dicermati sama Tina yang bukan kebetulan kalo bertemu sama beliau. Yang mengejutkan sekarang Jumawal bekerja di PU Lombok Tengah dan sudah bergelar Sarjana Teknik

Jumawal, sem0ga nun jauh di sana anda dapat mengakses kami dan mengirimkan kabar-kabar selanjutnya. Kami tunggu.


Jumawal beserta keluarga


Asyik bernostalgia dan bercengkrama dengan Tina, Bang Sabara dan Bang Obing

Senin, 12 Januari 2009

NGOPI BARENG LAGI............

Lika liku enak dan tidak enaknya bertetangga ama temen sering dan banyak kami lalui. Salah satu enaknya adalah kita bisa ngumpul bareng kapanpun kita mau....., ngga enaknya kalo salah satu liburan dan pergi berlibur, sementara yang satunya lagi harus tinggal.....ya jadi sendirian....he...he..... Menurut NK...., aku nih dah yang ke-3 kalinya ninggalin dia ngopi sendirian di komplek, tanpa bilang alias pamet lagi he....he....kesel juga katanya....., ya....mau gimana lagi...?Dengan amat sangat terpaksa beliau ngopi sendirian di rumahnya.

Setelah lebih dari 2 minggu ngga bareng-bareng lagi ngopi plus yang lainnya......, hari minggu kemarin kita...(maksudnya saya ama NK......) berkesempatan lagi untuk kembali ke kebiasaan semula tersebut. Yap......rasanya waktu 2 minggu ninggalin beliau ngopi sendirian menurut beliau adalah waktu yang lama......he.....he......., kalo buatku sih....liburan kemarin tuh kayanya sebentar banget ya..... (kayanya ini akibat dari yang satu nungguin sambil kesel dan yang satunya lagi asyik berlibur ria, jadi persefsi tentang waktu yang dilaluinyapun berbeda he......he....).



Asyik minum kopi panas bikinan bu NK di samping rumahnya sambil ngobrol kesana kemari....(yang pasti bukan gosip....sip...sip...)


Ngebul bareng juga asyik....apalagi sambil ngomongin orang.....(katanya bukan ngegosip...., he...he....)

Kamis, 08 Januari 2009

LIBURAN DI RUMAH NENEK SAJAH........




Yap.....kalo Amdali menyempatkan liburan ke arena rekreasi di Sulawesi ono........, keluargaku hanya....dan hanya mampu liburan mudik di rumah neneknya anak-anak. Liburan panjang kali ini kebetulan akupun ikutan sampai tuntas....alias slama liburan anak-anak, akupun ikut liburan....he....he....., maaf kalo boleh minjem kata-katanya NK sih...kantornya dah pindah ngga di Bogor lagi.......


Memang tidak seindah di Sulawesi sana...., namun multifungsi........, anak-anaku tetep senang liburan di rumah neneknya sambil masih tetep bisa bermain....gratis lagi....he...he... itu yang penting.


Buat yang ngga sempet atau ngga nyempetin liburan........he...he....., dijamin rugi banget..........., seperti salah satu rekan yang katanya karena kesibukan kerjanya di Sukarno Hata, beliau hanya meliburkan anak-anaknya di Pelabuhan Ratu, he.......he....maaf........ beribu kali maaf buat NK



Buat semuanya yang nyempetin liburan........., met kembali kerja, met kembali pada kesibukannya, routinitasnya, dan seabreg macem itu, met...met...met....., met tahun baru juga buat semuanya moga di tahun 2009 diberkahi kesuksesan dan kebahagiaan selalu. Satu hal yang pasti.........jangan coba2 punya istri baru, he.....he....


Kamis, 01 Januari 2009

MORAMO, South-east Sulawesi


Sulawesi Tenggara sebenarnya banyak memiliki obyek-obyek wisata, baik wisata pantai, bahari maupun wisata pegunungan, dan tentunya tidak kalah keindahannya dengan obyek wisata dari daerah-derah lain (Promosi nech!!!)
Di akhir tahun baru 1429H/2009 saya dg teman2 sekantor mengadakan wisata ke Air Terjun Moramo, di Kabupaten Konawe Selatan Kec. Morama.
Air terjun tersebut berada dikawasan hutan lindung "Tanjung Peropa" yang masih sangat asri dengan hutan alamnya.
Ma'af yang disamping ini bukan gambar yang di masksud dari air terjun moramo, tetapi seperti penjaga gawangnya TIM SUPM'89 ya?!