Selasa, 16 September 2008

Yang paling...Aku inget

20 tahun lalu;

  • yang paling langganan juara kelas, Ikhsan Haryadi (sekarang ngumpet terus di Cikaret), Tina Herlina, TB Heru (kemana dia ya ?), Asep Amidin (kemaren menjelang Ramadhan ada sms aku), Patriani juga.
  • yang paling jago Matematika (di kelas payau), Ahmad Mubasir (gimana kawan, sudah sembuh yayang nya?)
  • yang paling idealis tapi suka mengeluh, memang Otong (sorry man, emang betul)
  • yang paling ngocol (kadang nyebelin juga) Mr. Stak II alias Mustakim
  • yang paling serius atau ngantuk?, Ade Sunaryo lah (saya sering bingung mau canda ama dia)
  • yang paling pinter nyanyi & buat puisi; Santi ya (tapi agak misterius, soalnya puisinya sering bingungin)
  • yang paling pinter main gitar, Musonip (Sonip dimana kau..? rindu aku kenangan di Indramayu) & Sunaryo
  • yang paling kalem, Mawardi ama Ehan
  • yang paling centil, Rini DH lah..
  • yang paling sabar, Komsatun
  • yang paling lieur, Lili Suparli (kamana wae nya?)
  • yang paling sakit kalo nyubit, Sri "Atin" Purwantini
  • yang paling manja, Yanti "Yayang" Suprianti (dimana dikau kini ?)
  • yang paling rukun sampai ke anak cucu, Aan & Muslim (setuju kan?)
  • yang paling ribut, Revelly
  • yang paling baik sama aku, Patriani 'kali ya..(soalnya kalo gak dibantu ama dia, laporan PPU ku gak selesai, jazakillah khoiron).
  • yang paling bingung jelasinnya, ya.. yang belum masuk dalam daftar ini.

BU RINA: tips jitu mengatasi kantuk

Tips Jitu Mengatasi Kantuk

Ibu Rina....., ini yang saya tunggu-tunggu akhirnya...datang juga. Saya Mustakim yang coklat tua dan agak kriting asal Malang Jawa Timur yang tidak imut-imut tapi juga tidak amit-amit, kelas Payau Alumni 1989, mungkin Ibu ingat saya.......Kalo masih belum inget juga, nanti saya tambahin ciri-ciri lainnya yang mungkin akan mengingatkan Ibu seperti ..... nanti aja, kalo.....

Kalau saya selalu inget sama Ibu, suer.... Mudah-mudahan Ibu selalu diberi kenikmatan dan keberkahan oleh Allah SWT.... Amin......

Hal yang tak pernah aku lupa adalah ketika Ibu ngasih tips bagaimana cara mengatasi rasa ngantuk ketika sedang menerima pelajaran di kelas yaitu "cuci muka dan lari-lari kecil" dan saat itu langsung saya minta izin keluar untuk mempraktekannya karena saya memang ngantuk berat, hasilnya,....ruar....biasa....., rasa ngantukku langsung hilang...... Terima kasih Bu atas tipsnya.....

Sekarang kalo ngantuk banget, saya dapet lagi tips baru, yaitu tidur dulu barang beberapa jam dan ketika bangun pasti sudah hilang rasa ngantuk itu karena diompoli anak saya...... Terima kasih UNI....

Senin, 15 September 2008

LEADERSHIP PRINCIPLE (PRINSIP KEPEMIMPINAN)

INI ADALAH SEBUAH URAIAN TENTANG BAGAIMANA CARA UNTUK MENJADI SEORANG PEMIMPIN YANG BAIK.
  1. Berikanlah perhatian kepada semua Orang dgn tulus agar anda di Cintai dan binalah selalu tali hubungan persahabatan
  2. Bantu orang lain dgn ikhlas,pelajari apa tangisan dan apa impian mereka lalu bantulah mereka.
  3. Selalu mau mengajari dan mendidik orang lain yang membutuhkan bimbingan.
  4. Jagalah selalu sikap dan tingkah laku anda, karena hal ini bisa meningkatkan dan menurunkan rasa kepercayaan diri anda,dan dapat berpengaruh terhadap lingkungan.
  5. Jadilah pemimpin karena pengaruh anda, bukan karena hak anda.
  6. Dengarkanlah selalu suara hati,pimpinlah hati mereka bukan kepala mereka.
  7. Jadikanlah Rasulullah sebagai suri tauladan.
Semoga bermanfaat untuk kita semua, amin

MAKNA KEJUJURAN

Setiap orang pasti tahu, apa itu kejujuran. Kejujuran adalah keterbukaan baik berupa ucapan, sikap maupun perilaku yang ditujukan oleh seseorang untuk mengemukakan suatu kebenaran.

Terkadang kejujuran itu terasa sangat mudah untuk dilakukan, tetapi pada situasi lain menjadi sesuatu yang teramat sangat sulit untuk diungkapkan. Mengapa demikian? Tentu kita sering mengalami kedua situasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam dunia pekerjaan, banyak kita melihat orang-orang yang tidak jujur dalam pekerjaannya. Dalam pandangannya ketidakjujuran telah membawa mereka pada kemapanan hidup yang menjadi idaman setiap orang. Ironisnya, kalangan ini merasa hal seperti itu sah-sah saja. Jika memang ada kesempatan, kenapa tidak?

Memang, banyak orang yang mengambil jalan pintas dalam mengejar mimpinya. Banyak juga orang yang tergiur dan mengikuti langkah langkah mereka. Tetapi marilah kita bertanya pada hati nurani kita, bahagiakah kita dengan ketidakjujuran seperti itu???

Marilah kita renungkan, bahwa sesungguhnya kejujuran itu adalah sesuatu yang agung dan bersahaja, orang yang terbiasa tidak jujur, akan disiksa oleh ketidakjujurannya. Dia akan terus berbohong untuk menutupi kebenaran yang disembunyikannya. Hatinya akan selalu gelisah. Tetapi orang yang jujur, dia akan merasa damai dalam kejujurannya walaupun mungkin hidup dalam kekurangan. Hatinya selalu diliputi rasa syukur dengan karunia-Nya yang telah diberikan Allah kepadanya. Orang seperti ini sesungguhnya jauh lebih kaya daripada orang orang kaya yang hatinya tidak jujur. Karena itu, marilah kita tetap setia kepada yang benar. Kejujuran akan membawa kita pada kebahagiaan yang hakiki.

ADAKAH ORANG LAIN MENDO'AKAN KITA?

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . " kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya, dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".

Dengan lembut si Malaikat berkata, "Anakku,ku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu".

Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka".

Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu"

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata- kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat".

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang !

Dengan setengah bergumam dia bertanya,"Apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab si Malaikat, " Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah".
Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata,"Anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00".

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. "Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. "

"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu. "

Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain...
Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya,tapi dari kekuatan hatinya. Katakan ini dengan pelan, "Ya TUHAN saya mencintai-MU dan membutuhkan-MU, datang dan terangilah hati kami sekarang...!!!".

Pengakuan 5: BU RINA, aku memang bandel

Dulu....., Mungkin Memang Aku Bandel?

Setelah sebelumnya aku membuat pengakuan buat Pak Walson, Pak Ottie, Bang Suratman dan Pak Bambang Gunadi, kini pengakuanku buat Ibu Favoritku.

Pada saat praktek di Bekasi (lupa tepatnya dimana), Aku, Alm Nurkholis dan Puji Suwargono kebagian tempat di rumah salah satu keluarga yang maaf agak kurang mampu. Kami bertiga ditempatkan satu kamar dengan 1 buah ranjang tanpa kasur, alias beralaskan bambu dengan sprei tiker. Selain menu makannnya yang hampir tidak pernah berubah yaitu sayur ikan belanak (padahal saya anti makan ikan, sampe sekarang), atap rumahnya juga sudah pada bocor, cukup untuk membuat kita malem-malem terbangun kebasahan, karena hujan mengguyur kami. Nasib...nasib....

Pagi harinya, hujan yang dari semalem, belum berhenti juga. Kami ada pertemuan di kantor Bale Desa. Sebagai ”ekspresi” protes atas nasib diri, saya malah asyik bermain bola sama anak-anak kecil kampung di depan Bale Desa. Bu Rina yang khawatir dengan kesehatan anak didiknya (atau mungkin ngga enak hati sama pejabat desa?), memangggil saya untuk masuk dan tidak hujan-hujanan. Dengan entengnya saya bilang ”dari semalem juga sudah kehujanan Bu” sambil tetep asyik main bola. Entah perasaan apa yang berkecamuk dalam hati Bu Rina saat itu? Yang pasti marah, tapi.....ngga mau marah-marah di depan banyak orang

Kejadian hampir sama terjadi waktu PKL di Sawojajar Brebes, Saya, Puji Suwargono dan Yubi ditempatkan di tempat yang lagi-lagi kurang enak, tapi punya pejabat. Permintaan pindahku ama Pihak sekolah ngga dikabulkan karena sangat menyinggung yang Empunya tambak, malah denger2, kami bertiga boleh pindah, tapi semua siswa juga harus keluar dari Brebes, nah Lho? Bukannya Otong kalo begitu aja nerima, saya kabur pulang ke Ciamis (2 minggu di rumah, asyik khan?). Saat kembali ke Sawojajar, saya dapet ultimatum dari Sekolah kalo ngga mau PKL katanya mau dikeluarin, alias di DO. Saya sempet bersitegang ama Bu Rina sebagai penyampai sekaligus pembimbing dan wali kelas tentunya ya Bu. Entah kenapa saya pada akhirnya nyerah dan mau melanjutkan PKL? (Kayanya karena ngga mau ngecewain Bu Guru Favorit).

Tentang favorit, sekedar pemberitahuan, saya tidak lagi memfavoritkan coklat Silver Queen lho (sempet saya jadikan senjata agar Ibu ngga marah lagi ama saya, saat Ultah ya), coklat Toblerone juga (kalo yang ini mesti nanya sama Kadar sama Ade Bakar, siapa yang paling sering dapet jatah, yang pasti bukan penghuni aspuri, ha........ha......).

Bu, nanti saya akan ceritain tentang kejailan saya ama Ibu seperti; buah rambutan di Subang, Sampoo gratis di Subang, dikejar-kejar anjing di mana saya lupa? Dan banyak lagi pokonya kerjaan jail saya ama Ibu... Boleh khan?

Bu Rina: Masih kaya dulu, cantik.....


Ngga berlebihan, bener, serius, kalo Ibu sangat cantik. Saya sempet pangling dan nggak ngenalin waktu dapet photo ini, siapa gerangan wanita cantik yang ada disamping Ikhsan? setelah lama diliatin baru nyadar kalo itu adalah Ibu.

Nah ini saya PATRIANI, ibu inget khan sekarang? Canda Bu...
Maaf bukan mau nyaingin Ibu kalo disertakan gambar Anik ya Bu